Usut Jalan Inamosol, Mantan Kadis PU Seram Barat Diperiksa Jaksa
AMBONKITA.COM,- Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Thomas Wattimena, diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku.
Thomas dicecar terkait kasus dugaan korupsi proyek jalan di Kecamatan Inamosol tahun 2018 silam. Jalan ini menghubungkan Desa Rambatu sampai dengan Manusa.
Proyek yang dikerjakan 4 tahun silam dengan anggaran APBD itu, hingga kini terbengkalai. Padahal, anggarannya sudah diterima 100 persen atau sebesar kurang lebih Rp.31 miliar.
- Ibu-Ibu MT Nurul Huda Hualoy Khatam Al-Qur’an, Generasi Muda Diajak Jadi Lebih “Kebal” Hoaks
- Ajang ISRA 2026 Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Borong Lima Penghargaan
- Volume Kendaraan Meningkat di Saumlaki Buntut Aktivitas Blok Masela, Pertamina dan Pemkab KKT Komitmen Jaga Keandalan Suplai BBM
- Kasus Pembunuhan Nus Kei akan Disidangkan, Dua Terdakwa Ditahan di Rutan Ambon
Pemeriksaan mantan kadis PU itu sendiri dilakukan saat tim Kejati turun on the spot atau meninjau kondisi proyek tersebut.
“Iya tim sudah turun on the spot ke lokasi, jadi kita ikuti saja. Perkembangannya akan disampaikan lebih lanjut,” kata Wahyudi Kareba, Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, kepada wartawan, Kamis (13/1/2022).
Selain eks Kadis PU, Wahyudi mengaku saat on the spot dilakukan pihaknya juga memeriksa sejumlah saksi.
“Ada beberapa pihak yang dimintai keterangan, termasuk beliau (mantan Kadis PU,” ungkapnya.
Proyek pekerjaan jalan yang menghubungkan Desa Rambatu-Manusa, Kecamatan Inamosol ini dikerjakan sepanjang 24 KM.
Proyek yang dikerjakan PT Bias Sinar Abadi itu mulai dilakukan sejak akhir September 2018.
Anggaran yang digelontorkan puluhan miliar rupiah itu hingga kini masih berbentuk jalan tanah dan sudah hancur.
Penulis: Husen Toisuta








