Operasi Pemberantasan Penyakit Masyarakat akan Digelar di Maluku
AMBONKITA.COM,- Operasi pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat) tahun 2022 akan digelar di provinsi Maluku oleh Polda Maluku dan jajaran.
Di Maluku, operasi kepolisian terpusat itu menggunakan sandi Pekat Salawaku 2022. Sasarannya yaitu para pelaku asusila dan perjudian.
Sebelum operasi Pekat Salawaku 2022 dihelat, Polda Maluku lebih dulu melakukan pelatihan Pra Operasi. Pelatihan berlangsung di Rupatama Mapolda Maluku, kota Ambon, Kamis (11/8/2022).
- PT Ambon Perberat Hukuman Tiga Terdakwa Korupsi BUMD PT. Tanimbar Energi, Eks Bupati Divonis Penjara 7 Tahun
- Dorong Pembangunan Terminal Pelabuhan Ambon, Pelindo dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi
- 11 WNA China Ditangkap dalam Kasus Tambang Emas Ilegal Gunung Botak, 13 Lainnya Buron
- Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Ambon Gelar Anjangsana dan Berbagi Kasih
Pelatihan Pra Operasi Pekat dibuka oleh Kabag Dal Ops Biro Ops Polda Maluku, AKBP Legawa Utama. Saat membuka kegiatan, ia membacakan amanat Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif.
“Dalam pentahapan suatu operasi senantiasa didahului dengan pelatihan seperti yang kita laksanakan ini,” kata Legawa membaca amanat Kapolda.
Polri, lanjut dia, memiliki tugas dan tanggung jawab menjaga, memelihara, dan meminimalisir berbagai potensi kejahatan yang menimbulkan gangguan kamtibmas. Tanggung jawab itu dilakukan dengan penegakan hukum dan tindakan kepolisian lainnya sesuai prosedur atau ketentuan hukum yang berlaku.
Agar mendapat hasil maksimal, personel hendaknya mengikuti kegiatan pelatihan dengan seksama dan penuh rasa tanggung jawab.
Kapolda meminta agar pelatihan ini dijadikan kesempatan yang baik sebagai sarana bertukar pikiran dan menambah wawasan pengetahuan.
“Jalin komunikasi yang baik antara peserta pelatihan dan narasumber yang di dasari hasil pelaksanaan operasi terdahulu maupun pengalaman-pengalaman selama ini,” pintanya.
BACA JUGA: Polwan Donor Darah di Ambon
Pengalaman sebelumnya harus dijadikan referensi sehingga dimungkinkan mendapat cara bertindak yang tepat dan cermat. Juga agar terhindar dari sedikit mungkin kesalahan prosedur dalam menangani permasalahan-permasalahan yang timbul selama digelarnya operasi.








