Pencinta Gowes Makin Marak di Ambon, Gaya Hidup, Komunitas hingga Aksesoris Sepeda
Asesoris dan Bengkel Sepeda di Ambon
Sayangnya, menurut Rizal Samal yang rutin bersepeda di hari libur kantor ini, toko asesoris memang masih terbatas, kebanyakan pesepeda membeli alat sepeda melalui online.
”Di Ambon ada tiga toko sepeda yang juga bengkel seperti di Silale, Jalan Pattimura depan Bank BI dan Soya Kecil,” kata Rizal.
- Tim SSDM Polri Kunjungi Polda Maluku Uji Langsung Hasil Tes Fisik Casis di Maluku
- Polri Mutasi Besar-besaran, 1.121 Personel Dirotasi Termasuk Wakapolda Maluku
- PT Ambon Perberat Hukuman Tiga Terdakwa Korupsi BUMD PT. Tanimbar Energi, Eks Bupati Divonis Penjara 7 Tahun
- Dorong Pembangunan Terminal Pelabuhan Ambon, Pelindo dan Kejati Maluku Perkuat Sinergi
Lalu kebanyakan toko atau bengkel sepeda ini yang menjual sparepart, namun untuk asesoris seperti helm, tas pinggang, kaos kaki hingga jersey biasanya dibeli online.
Hal senada disampaikan Halid Sabban, ”Ini memang sudah jadi gaya hidup, meski toko terbatas, kita biasa beli online, seperti jersey atau kaos kaki, rata-rata beli import dari China, ”jelas Halid.
Menurut Halid, sejak gowes makin marak berbagai harga asesoris bahkan harga sepeda melonjak drastis hingga dua tiga kali lipat, ”anehnya meski makin mahal makin banyak orang suka bersepeda, kena racun kayaknya,” tutup Halid tertawa.
Keduanya mengaku senang semakin banyak orang yang senang bersepeda, semakin banyak orang sehat di Ambon dan bisa memperkenalkan icon Kota Ambon kepada orang di luar Ambon. (*)
Penulis : Insany Syahbarwaty
Editor : Hamdi








