Petani Bula Meninggal Diseruduk Oknum TNI

9 March 2022, 16:19
Penulis: Editor

AMBONKITA.COM,- Naas menimpa Rajab Arey. Petani desa Bula, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), ini meninggal dunia setelah diduga diseruduk Sutrisno Pally, oknum TNI yang mengemudikan mobil avanza.

Pria 55 tahun itu tutup usia seketika di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Jalan Pabowo, Desa Bula, Kecamatan Bula, SBT, pada Selasa malam (8/3/2022) sekira pukul 22.45 WIT.

Kasat Lantas Polres SBT, AKP Syarifuddin M, mengaku, pihaknya sudah melimpahkan terduga pelaku tabrakan maut ke Koramil 1502-09 Bula untuk pemeriksaan lanjutan oleh DEN POM AD Masohi, Rabu sore (9/3/2022).

Syarifuddin mengatakan, kecelakaan lalu lintas ini berawal saat Sutrisno Pally mengemudikan mobil avanza silver dengan nomor polisi DE 1446 AH.

Pria 39 tahun yang berdomisili di Jalan Wailola, Desa Bula, ini bergerak dengan kecepatan tinggi dari kediaman hendak menuju Desa Bula Air (arah Selatan ke Utara).

Saat melintas TKP, Jalan Pabowo, Sutrisno tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya. Alhasil, dirinya kemudian keluar jalur dan menabrak korban.

Kala itu, korban mengendarai motor Suzuki Titan DE 6597 AW. Ia bergerak dari arah berlawanan, (Utara menuju Selatan) Desa Bula Air, hendak menuju Desa Tansi Ambon, Kecamatan Bula.

Kuatnya tabrakan tersebut menyebabkan korban terpental dari atas tunggangannya hingga tewas dengan sejumlah luka yang dialami.

“Pengendara sepeda motor dinyatakan meninggal dunia di tempat dan dilarikan Ke RSUD Bula,” sebutnya.

Kapolres Seram Bagian Timur AKBP Andre Sukendar (pakaian dinas polisi) tampak melayat di rumah duka korban kecelakaan maut, desa Bula, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Rabu (9/3/2022). (Foto: Humas Polres SBT)

Atas kecelakaan maut tersebut, Kapolres SBT, AKBP Andre Sukendar, ikut merasakan duka mendalam. Ia didampingi Kasat Reskrim Polres SBT dan Personil Koramil 1502-19 Bula turut melayat dan membantu persiapan pemakaman.

“Tadi pagi bapak Kapolres ikut melayat dan membantu persiapan pemakaman korban di rumah duka di jalan Fattolo, Desa Bula,” pungkasnya.

Editor: Husen Toisuta

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *