Anggota DPRD Maluku Sebut KM Sabuk Nusantara 60 Kembali Layari Rute Antarpulau
AMBONKITA.COM-Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 60 yang biasanya menyinggahi sejumlah pelabuhan laut di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku kini kembali mulai beroperasi melayani pelayaran antarpulau setelah menjalani doking.
“Setelah menjalani doking selama dua bulan di Kota Ambon, KM Sabuk Nusantara 60 kembali beroperasi di rute semula sehingga transportasi yang dibutuhkan masyarakat pada dua kabupaten di wilayah terluar dan terdepan itu bisa berjalan kembali,” kata anggota komisi III DPRD Maluku Anos Yeremias di Ambon, Sabtu (15/6/2024).
Di saat menjalani doking di Kota Ambon, hanya ada satu kapal cadangan yang sementara waktu melayari rute KM Sabuk Nusantara 60 yakni KM. Dandelion.
- Jaga Kedamaian Kota, Kapolresta Ambon: Jangan Biarkan Masalah Pribadi Berkelanjutan Jadi Konflik Kelompok
- Ibu-Ibu MT Nurul Huda Hualoy Khatam Al-Qur’an, Generasi Muda Diajak Jadi Lebih “Kebal” Hoaks
- Volume Kendaraan Meningkat di Saumlaki Buntut Aktivitas Blok Masela, Pertamina dan Pemkab KKT Komitmen Jaga Keandalan Suplai BBM
- Dua Pejabat PT Dok Waiame Jadi Tersangka Korupsi Kas BUMN, Negara Rugi Rp18,9 Miliar
Menurut dia, di Maluku terdapat empat pangkalan pelabuhan perintis antara lain pangkalan Ambon, Tual, Saumlaki, dan Dobo di Kabupaten Kepulauan Aru.
Rute yang dilayari adalah Pelabuhan Moa di Tiakur, Luang, Tepa, Kroing, Marsela, Dawelor (Kabupaten MBD) hingga Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar .
Bila tidak ada kapal cadangan maka masyarakat akan mengalami kesulitan melakukan perjalanan, kemudian pasokan bahan pangan akan terhambat.
“Keberadaan kapal perintis juga merupakan membantu mobilitas masyarakat dengan biaya yang lebih terjangkau,” katanya. (***)








