Maluku Masuk 6 Wilayah  Penanganan Terpadu Kekerasan Perempuan Berbasis Kepulauan

15 December 2021, 04:13
Penulis: Editor

Olivia menjabarkan  angka laporan yang meningkat seiring data kekerasan yang juga meningkat menunjukkan kesadaran perempuan untuk speak up  atau berani bicara semakin tinggi.

‘’Kalau melihat data kekerasan yang setiap tahun meningkat itu maka bacaannya ini berarti sudah ada kesadaran yang tinggi dari korban untuk speak up, untuk bicara dan melapor, ‘’ jelas Olivia yang juga mantan Wakil Wali Kota Ambon ini kepada jurnalis ambonkita.com via pesan whatsaap, akhir November 2021.

Komnas Perempuan mencatat sepanjang 2021  sejak  Januari hingga Oktober 2021 saja  tercatat kekerasan terhadap perempuan sebanyak 4.711 kasus.

Menurut Data Komnas Perempuan, kasus siber terbanyak berbentuk ancaman dan intimidasi penyebaran foto dan video porno korban.

Komnas Perempuan menyebutkan terjadi kenaikan yang cukup signifikan dalam pengaduan kasus cybercrime 281 kasus padahal tahun 2018 hanya tercatat 97 kasus atau naik sebanyak 300%.

Menurut Olivia, Komnas Perempuan yakin, angka-angka kekerasan itu adalah fenomena gunung es, terlihat sedikit di permukaan namun justru banyak di dalam.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *